Followers

Thursday, June 21, 2012

Butterfly by Melly Goeslow ft. Andhika Pratama






Ketika waktu mendatangkan cinta
Aku putuskan memilih dirimu
Setitik rasa itu menetes
Dan semakin parah



Bisa ku rasa getar jantungmu
Mencintaiku apa lagi aku
Jadikanlah diriku
Pilihan terakhir hatimu



reff:
Butterfly terbanglah tinggi
Setinggi anganku untuk meraihmu
Memeluk batinmu yang sempat kacau
Karna merindu



Butterfly fly away so high
As high as hopes I pray
To come and reach for you
Rescuing your soul
that previous messed up touching me and you



Jalan ini jauh
Namun kita tempuh
Bagai bumi ini
Hanya milik berdua



Biar ku berlebihan
Mendekatimu
Namun ku tunggu


-Lirik Lagu Butterfly - Melly Goeslow ft. Andhika Pratama-


p/s : terharu!

Thursday, June 7, 2012

Alam Barzakh



Mati itu adalah ketentuan Allah SWT. Sudah suratan takdir yang tidak dapat diubah-ubah lagi. Allah SWT berfirman maksudnya:
“Apabila telah sampai ajal seseorang, maka sesaat pun tidak dapat ditangguhkan dan sesaat pun tidak dapat didahulukan” (Surah Al-A’raf: 34)
Tepat pada waktunya menurut perjanjian, maka malaikat maut itu melaksanakan tugasnya. Dia mencabut, mengeluarkan nyawa seseorang itu bukan dengan tangan sebagaimana yang terbayang dalam ingatan kita, melainkan cukup dengan perkataan “Keluarlah engkau” Maka keluarlah dia.
Adapun bentuk malaikat maut dalam mencabut nyawa seseorang itu tidak tetap, berubah-ubah. Ini sesuai dengan amal perbuatan orang itu selama hidupnya. Kalau mencabut atau mengeluarkan nyawa orang beriman dan beramal soleh, maka bentuk malaikat maut bagus dan menyenangkan. Tetapi sebaliknya, kalau mencabut roh orang kafir atau berdosa, maka bentuknya mengerikan dan menakutkan sekali. Hal ini dapat dibaca dari kisah Nabi Ibrahim as.
Nabi Ibrahim as mempunyai sebuah surau. Kalau akan sembahyang, maka surau itu akan ditutupnya. Pada suatu hari ketika dia hendak sembahyang, dibukanya surau itu. Ada seorang pemuda di dalamnya.
Tanya Nabi Ibrahim: “Siapa yang mengizinkan engkau masuk? Apakah engkau malaikat?”
“Ya , aku ini malaikat maut.”
Maka terjadilah perbincangan antara Nabi Ibrahim dengan malaikat maut dari hal bentuk malaikat maut mencabut nyawa orang berdosa. Hal ini dinyatakan dalam hadis dari Ibnu Abbas sebagai berikut:
Rasulullah SAW bersabda maksudnya: Nabi Ibrahim as. pernah bertanya kepada malaikat maut, tanyanya:
“Hai, malaikat maut. Tunjukkanlah bentuk engkau ketika engkau mencabut nyawa orang kafir.”
“Palingkanlah muka engkau!” Kata malaikat maut
Lalu Nabi Ibrahim memalingkan mukanya. Sesudah itu dia menoleh lagi. Maka kelihatan malaikat maut itu seperti seorang yang bertubuh hitam. Kakinya berada di bumi dan kepalanya tersentak ke langit. Bentuknya sangat menakutkan. Dari bawah tiap bulunya menyembur api.
Maka bersabda Nabi SAW kalau dia mencabut nyawa orang kafir sama dengan memandang kepada sebuah piring yang sedang di tanganya. Yang demikian itu timbul gentar dan takut kepadanya. Setelah dia mengambil nyawa orang itu, maka bentuknya kembali seperti biasa . (Riwayat:Muslim)
Malaikat itu makhluk ghaib yang bentuknya dapat berubah-ubah menurut apa yang apa disukainya. Demikian juga malaikat maut. Hal ini sesuai pada iktikad dan amal perbuatan seseorang selama dia hidup. Kalau orang itu beriman dan beramal soleh, malaikat maut datang menyerupai apa yang dicintainya selama ini.

credit to : nursyirah.wordpress.com